Susu, sejak dulu dipandang sebagai salah satu makanan pokok bagi bayi dan anak-anak untuk menyerap gizi, namun seorang ahli memperingatkan, bahwa kelewat batas mengonsumsi susu bukan saja tidak baik terhadap pertumbuhan kesehatan anak-anak, sebaliknya dapat mengakibatkan anemia.
Menurut rekomendasi ahli gizi anak-anak, ketua dokter dari pusat kesehatan wanita dan anak-anak Kota Tianjin, dr. Liu Rong Nian, dalam pengobatan klinik ditemukan, sejumlah besar bayi dan anak-anak karena terlalu bergantung pada susu mengakibatkan kekurangan zat besi dalam tubuh dan kekurangan vitamin. Zat besi adalah unsur dasar menghasilkan darah, dan vitamin tertentu adalah zat yang mendorong penyerapan zat besi, jika zat besi tidak cukup dapat mengakibatkan tubuh anak-anak menjadi lemah, mudah mengantuk dan lelah, terjadi anemia kekurangan zat besi. Namun, jumlah kandungan zat besi pada susu agak kurang, lagi pula terhadap penyerapan zat besi dalam susu prosentasenya hanya 10%. Saat ini di China kurang lebih ada 1/3 bayi dan anak-anak menderita kekurangan zat besi atau anemia.
Ketika bayi baru lahir dapat memperoleh jumlah zat besi yang cukup dari tubuh sang ibu, dalam proses menyusui, rasio penyerapan zat besi dalam kandungan susu ibu dapat mencapai 50%, namun setelah genap 6 bulan, maka perlu penambahan zat besi melalui makanan. Saat ini cara utama sebagian besar bayi mencukupi gizinya adalah minum susu. Susu, meskipun kaya akan gizi, namun jumlah kandungan zat besi rendah, susu yang dijual di pasar atau supermarket, dalam 1.000 cc mengandung 0,5-2 mg zat besi, sedangkan bayi yang berusia 1 tahun setiap hari harus menyerap kurang lebih 6 mg zat besi dari makanan. Lagi pula zat besi dalam susu mudah mendapat pengaruh fosfor dan kalsium tinggi dalam susu membentuk kandungan zat besi senyawa yang tidak melarut, tidak dapat diserap tubuh dan dimanfaatkan. Selain itu, kandungan Vitamin C dalam susu yang dapat meningkatkan rasio penggunaan dan penyerapan zat besi agak sedikit, lagi pula saat ini sebagian besar keluarga menggunakan perkakas dari metal untuk merebus susu, mudah menyebabkan Vitamin C dalam susu teroksidasi. Dan selain itu, masa bayi dan kanak-kanak asam lambung memang kurang, untuk penyerapan Vitamin C tidak baik, dengan demikian bisa menurunkan lagi rasio penyerapan zat besi dalam susu.
Dokter Liu Rongnian menganjurkan, di bawah kondisi ibunya tidak dapat menyusui bayi atau setelah bayi tidak menyusui lagi, seyogianya secara layak memberi tambahan makanan pelengkap, serta keanekaragaman makanan. Setelah usia 4-5 bulan, seyogianya secara berangsur-angsur ditambah dengan kuning telur, daging, sayur mayur hijau, buah-buahan serta makanan yang kandungan zat besi tinggi dan makanan yang kaya vitamin, melalui makanan mencukupi zat besi. (erabaru.or.id)*
Karena maraknya pembahasan tentang artikel Cell Phones: The New Cigarettes, lalu diadakanlah studi ini yang bermula dari konferensi internasional yang pertama mengenai telepon genggam dan kesehatan yang diselenggarakan pada September 2008.
Dr. Lennart Hardell, seorang profesor onkologi dari University Hospital di Orebro, Swedia, menemukan penelitian dari 15 studi dari enam negara mengenai anak-anak yang menggunakan telepon selular sebelum berusia 20 tahun memiliki kemungkinan lima kali lebih besar mengidap glioma (kanker otak) dan tumor saraf akustik (acoustic neuromas, tumor di jaringan pendengaran) dibandingkan orang yang mulai menggunakan telepon selular setelah berusia 20 tahun.
Frekuensi terjadinya kanker pada anak-anak di bawah 20 tahun yang menggunakan telepon genggam empat kali lebih besar dibandingkan mereka yang berusia di atas 20 tahun.
Glioma adalah kanker pada sel glia. Glia (berasal dari bahasa Yunani, yang berarti perekat) adalah sel-sel pendukung neuron (sel saraf), memastikan neuron tetap pada tempatnya, menyediakan nutrisi dan oksigen, dan menuntun perkembangan mereka di masa muda. Apapun tipe glioma yang diderita seseorang, prediksinya sangat lemah, kemungkinan hidup penderita hanya sembilan bulan sampai tiga tahun setelah diagnosis.
Tumor saraf akustik adalah tumor jinak pada saraf pendengaran, walaupun neuroma dikategorikan tumor jinak, namun mereka menyebabkan pusing-pusing, hilangnya keseimbangan, dan ketulian.
Otak anak dianggap belum berkembang hingga mereka berusia 20. Radiasi telepon selular terpancar sebesar 5 inci ke dalam otak anak dan 2 inci pada orang dewasa. Walaupun akhir-akhir ini telah terjadi peningkatan kanker otak pada anak yang secara kebetulan waktunya seiring dengan maraknya telepon selular, namun epidemi diharapkan belum akan terjadi dalam waktu 10 tahun.
Parlemen Eropa telah menghimbau negara-negara anggotanya untuk lebih keras membatasi penggunaan telepon selular oleh anak muda. Di Amerika Serikat, panitia kecil Oversight and Government Reform Committee sedang mempertimbangkan persoalan ini. (Louise McCoy/The Epoch Times/feb)
Dalam kondisi metabolisme yang normal, makanan yang dikonsumsi manusia akan melewati kerongkongan, lambung, usus dua belas jari, usus kecil, usus besar dan akhirnya dikeluarkan dari tubuh melalui dubur.
Seluruh proses tersebut biasanya diselesaikan dalam waktu 12-24 jam, dengan demikian sampah makanan tidak sampai tinggal dalam usus terlalu lama. Karena kalau sampah makanan terlalu lama bersentuhan dengan dinding usus akan sulit terhindar dari penyerapan ulang, hal mana dapat mengakibatkan keracunan tubuh.
Sekalipun tubuh telah mempunyai kemampuan mencegah keracunan seperti disebutkan di atas, namun kelelahan, ketegangan ataupun sebab-sebab fisiologis lain dapat menimbulkan ketidak serasian fungsi metabolisme, kekacauan sekresi internal, akan dapat mengakibatkan sampah makanan tinggal terlalu lama dalam tubuh.
Sampah makanan ini sudah mulai membusuk, bakteri dalam usus besar akan terus menguraikan sampah makanan ini dan menghasilkan toksin. Toksin akan diserap kembali oleh usus besar, secara terus menerus akan mengotori lingkungan dalam tubuh, dan akan memasuki organ-organ tubuh yang berbeda melalui peredaran darah, dengan demikian akan menimbulkan berbagai penyakit, akan muncul penurunan daya ingat, kelelahan, wajah pucat, sembelit, ambeien, ketidak serasian sekresi internal, obesitas dan lain-lain.
Bentuk keberadaan Toksin di tubuh:
Radikal bebas
Radikal bebas merupakan sebab utama terjadinya penuaan pada tubuh manusia. Radikal bebas dalam jumlah kecil berguna untuk memelihara tubuh dari gangguan zat-zat kimia dari luar tubuh yang berakibat buruk.
Namun bila radikal bebas dalam tubuh terlalu banyak, akan memiliki daya oksidasi yang sangat kuat sehingga akan mengganggu sel-sel dalam tubuh, dan mengakibatkan penuaan, bintik-bintik hitam pada kulit, alergi dan penyakit kardiovascular.
Kolesterol
Tubuh manusia tidak boleh kekurangan zat gizi yang bernama kolesterol. Sebagian besar kolesterol dalam tubuh dibuat oleh hati, dia bukan saja merupakan bagian dalam struktur tubuh, bahkan merupakan bahan dasar pembuatan berbagai zat penting.
Akan tetapi jika kolesterol dikonsumsi dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu yang lama akan dapat meningkatkan kolesterol dalam serum darah, dan meningkatkan risiko penyakit kardiovascular.
Tinja tua
Tinja tua adalah tinja yang sudah mengendap lama dalam usus, biasanya tinja yang sudah 3-5 hari tidak keluar disebut tinja tua.
Tinja tua adalah sumber segala toksin dalam usus besar tubuh manusia. Setelah toksin dalam jumlah besar yang dihasilkan diserap kembali oleh tubuh akan berakibat menurunnya daya tahan tubuh, menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit, hal ini sangat merusak kesehatan tubuh.
Endapan lipid (lemak)
Manusia zaman sekarang acapkali mengonsumsi makanan dengan gizi terlalu tinggi, banyak gerak, kekurangan minum air, sehingga mudah mengalami pengentalan darah.
Dengan meningkatnya kekentalan darah akan terjadi pengendapan lemak dalam jumlah besar pada dinding pembuluh darah, sehingga pasokan oksigen ke berbagai organ berkurang dan mengakibatkan cerebral embolism (penyumbatan pembuluh darah otak)
Uric acid
Uric acid juga merupakan hasil metabolisme tubuh manusia, terutama disalurkan keluar oleh ginjal. Bila kadar uric acid dalam darah melampaui nilai tertentu dia akan mudah mengendap pada jaringan lunak atau persendian dan menimbulkan gejala reaksi inflamasi akut.
Asam laktat
Pada saat manusia berada dalam kondisi lelah akan mengalami gejala nyeri punggung, seluruh tubuh kurang bertenaga, gerakan menjadi lambat dan lain-lain, ini disebabkan oleh penumpukan asam laktat. Asam laktat dihasilkan oleh tubuh karena telah bergerak dalam waktu lama, bila dia bersama glucono acid terus tertimbun dalam tubuh akan dapat membuat darah menjadi agak bersifat asam.
Keracunan air dan darah tua
Terjadinya keracunan air (istilah pengobatan tradisional Tiongkok) adalah karena tubuh telah terlalu banyak mengonsumsi makanan yang dingin atau metabolisme air dalam tubuh tidak normal sehingga terjadi distribusi cairan tubuh yang tidak seimbang.
Darah tua (istilah pengobatan tradisional Tiongkok) adalah darah yang sudah tua, lama, rusak dan kotor dalam tubuh, merupakan kondisi penyakit di mana energi vital, darah dan air tidak dapat beredar dengan lancar serta merupakan hasil peredaran yang terhambat dari ujung-ujung tubuh.
Keracunan air dapat mengakibatkan pengeluaran keringat dan air kemih yang abnormal dan edema. Darah tua dapat mengakibatkan sel dan otot kekurangan oksigen, mengakibatkan obesitas dan lain-lain. (The Epoch Times/prm)
Para peneliti di Amerika menemukan, bahwa minum teh bisa meningkatkan imunitas pada sistim kekebalan tubuh manusia terhadap bakteri dan infeksi, bahkan bisa mencegah kanker. Penelitian ini dimuat dalam laporan National Academy of Science, USA.
Situs berbahasa Mandarin BBC pada 22 April lalu dalam laporannya mengatakan bahwa teh mengandung suatu zat kimia yang disebut antigen alkilamin. Saat minum teh, tubuh manusia terhubung dengan antigen alkilamin, jika muncul penyakit yang mengandung zat seperti ini, maka tubuh manusia mampu melawannya.
Mereka mengambil sel bagian tubuh tertentu yang telah membawa antigen alkilamin, kemudian melepaskannya dilingkungan bakteri, agar terjadi infeksi. Sel yang "diintensifkan" ini kemudian melakukan perlawanan terhadap bakteri, dengan kecepatan 10 kali lipat melakukan pembelahan dan mengeluarkan zat kimia kekebalan terhadap penyakit.
Selanjutnya, anggota peneliti Amerika meminta sukarelawan setiap hari minum 5 gelas teh atau 5 gelas kopi dalam kurun waktu 4 minggu. Teh hijau dan teh merah mengandung antigen alkilamin serta unsur awal antigen alkilamin Tein, namun kandungan ini tidak terdapat pada kopi. Dan setelah 2 minggu kemudian, sel pada orang yang minum teh menghasilkan lebih banyak zat kimia kekebalan terhadap penyakit, sedangkan pada orang yang minum kopi tidak menghasilkan zat seperti ini.
Anggota peneliti mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa minum teh selain telah diketahui bermanfaat pada kesehatan, juga bisa memajukan reaksi yang keras pada sistim kekebalan tubuh. Negeri China, Jepang dan India memiliki budaya minum teh sepanjang masa, begitu juga dengan Inggris. (erabaru.or.id)*
Orang-orang pada umumnya menganggap bahwa asalkan sesuatu benda direbus melalui pemanasan, sudah bisa menseterilkan. Sebenarnya, ada beberapa zat racun tidak dapat dirusak strukturnya dengan pemanasan.
Keracunan makanan pada umumnya, dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu: jenis organisme dan jenis kimiawi. Keracunan jenis organisme, terutama ditujukan pada organisme yang pernah dicemari oleh bakteri, virus, parasit dsb. melalui makanan atau kontak tubuh menimbulkan penyakit menular yang akut. Seperti, jamur dalam makanan basi, makanan jenis ini dapat menggunakan suhu tinggi dengan merebus untuk menseterilnya, sebab bakteri, virus, telur parasit dsb. dalam beberapa menit pada suhu 100 C akan mati, meskipun menyisakan sejumlah kecil zat racun juga tidak akan menimbulkan bahaya.
Sebaliknya jenis kimiawi tidak bisa diseterilisasi dengan cara pemanasan pada suhu yang tinggi. Terkadang dengan cara merebus malah sebaliknya membuat kekentalan racun bertambah besar. Misalnya, nitrat yang tidak mengandung racun pada sawi putih segar, oleh karena dekomposisi bakteri, sawi putih menghasilkan sejumlah besar racun nitrat sekunder. Selain itu, bertunas dan solanine dalam kacang tanah yang belum matang, serta jamur aspergillus dalam minyak dsb. semuanya merupakan benda beracun yang tidak dapat dirusak dengan suhu tinggi. Dan juga makanan lainnya yang pernah dicemari racun kimia, dengan pemanasan juga tidak akan dapat menghilangkan zat racun.
Dari sini jelaslah, bahwa jika ingin menghindari keracunan, tidak boleh menggunakan cara pemanasan membasmi racun sebagai cara satu-satunya menghilangkan racun. Harus secara khusus menaruh perhatian pada pencegahan, memutuskan sumber pencemaran benda beracun yang memungkinkan, terlebih lagi tidak boleh meremehkan keracunan makanan secara kronis.(erabaru.or.id)*
Sebuah tim penelitian UW-Madison telah menemukan, untuk pertama kalinya, bahwa sebuah program singkat "meditasi kesadaran" menghasilkan perubahan positif yang kekal pada kedua buah otak dan fungsi sistem kekebalan tubuh. Penemuan ini memberi kesan bahwa meditasi merupakan sebuah teknik yang telah lama diperkenalkan untuk mengurangi kegelisahan dan stres, dapat menghasilkan efek biologis penting yang meningkatkan kegembiraan seseorang.
Richard Davidson, Profesor Vilas bagian psikologi dan psikiatri di UW-Madison, memimpin tim peneliti ini. Penelitian ini diadakan di perusahaan bioteknologi Promega dekat Madison, akan menjadi topik berikutnya di majalah Pengobatan Psikosomatik.
"Meditasi kesadaran," sering direkomendasikan sebagai sebuah pencegah stres dan rasa sakit pada penyakit kronis, merupakan suatu latihan yang dirancang untuk memfokuskan perhatian seseorang, tidak memikirkan dan merasakan apa-apa seperti biasa yang terjadi, namun berusaha tenang tanpa menilai atau bertindak berdasarkan pikiran dan perasaan. Tujuannya untuk memperdalam kesadaran sekarang, menciptakan kemampuan memusatkan perhatian, dan mengultivasi emosi yang positif seperti belas kasih.
Pada lokakarya di UW, secara acak peserta ditempatkan pada satu dari dua grup. Kelompok eksperimen, dengan 25 topik, menerima pelatihan meditasi kesadaran dari seorang pengikut yang paling terkenal, Jon Kabat-Zinn, (Kabat-Zinn, seorang pengarang buku terkenal tentang pengurangan stres, meningkatkan kesadaran berdasarkan program pengurangan stres di Pusat Medis Universitas Massachusetts). Kelompok ini mengikuti kelas selama seminggu dan mengikuti retret selama tujuh jam selama lokakarya; mereka juga diharuskan latihan di rumah setiap hari satu jam, enam hari dalam seminggu. 16 anggota dari kelompok pengawas tidak menerima latihan meditasi sampai lokakarya selesai.
Untuk masing-masing kelompok, dalam menanyai para peserta untuk dinilai bagaimana perasaan mereka, tim peneliti mengukur aktivitas listrik di bagian depan dari otak, sebuah area khusus untuk berbagai macam emosi. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa, orang-orang yang biasa bersikap positif, optimis dan selalu berperasaan positif, sisi kiri pada bagian depan area ini menjadi lebih aktif daripada sisi kanan.
Penemuan penelitian itu menegaskan hipotesa penelitian: kelompok meditasi menunjukkan peningkatan aktivasi pada bagian sisi kiri daerah depan. Ini menunjukkan bahwa meditasi lebih meningkatkan aktivitas pada otak bagian ini. Aktivitas ini berhubungan dengan penurunan kegelisahan dan kondisi emosi yang lebih positif.
Tim peneliti juga menguji apakah kelompok meditasi mempunyai fungsi imunisasi yang lebih baik daripada kelompok pengawas. Semua peserta lokakarya mendapat sebuah vaksinasi flu pada sesi terakhir dari delapan minggu meditasi. Lalu, pada empat dan delapan minggu setelah pemberian vaksin, darah kedua kelompok diukur tingkat antibodi yang dihasilkan untuk melawan vaksin flu. Sementara kedua kelompok (seperti yang diharapkan) telah meningkatkan antibodi, kelompok meditasi meningkat lebih besar dari kelompok pengawas, pada empat dan delapan minggu setelah menerima vaksin.
"Walaupun penelitian kami merupakan permulaan dan lebih banyak penelitian pasti akan memperjelas," jelas Davidson, "kami sangat terdorong oleh hasil-hasil ini. Karyawan Promega yang ikut bagian telah memberi kesempatan yang sangat bagus bagi kami untuk memperlihatkan efek biologi yang nyata dari latihan klasik ini."
Davidson, orang yang terlibat di dalam Institut Penelitian Kesehatan Emosi di UW, berencanan mengadakan penelitian lebih lanjut terhadap dampak meditasi. Ia sekarang sedang mempelajari sebuah kelompok orang yang sedang menggunakan meditasi lebih dari 30 tahun. Tim penelitiannya juga berencana mempelajari dampak meditasi kesadaran terhadap pasien-pasien dengan penyakit tertentu.
Konsep reinkarnasi merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan kebudayaan Timur. Reinkarnasi telah mempengaruhi kebudayaan masyarakat China. Ia didiskusikan oleh kalangan cendekiawan dan telah tertanam dalam perasaan dan emosi dari orang-orang China. Kepercayaan ini tercermin dalam watak, kebiasaan, cara pandang, dan berinteraksi di kalangan mereka dalam hal hubungan, keyakinan seseorang, dan kebijaksanaan filosofi dan kepercayaan.
Yang paling mengejutkan bahwa di Amerika Utara, di mana konsep kehidupan banyak dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan, dan reinkarnasi bukanlah sesuatu hal yang dibicarakan secara umum di masyarakat, penelitian kedokteran tentang adanya reinkarnasi telah banyak dilakukan. Di belahan bumi Barat, ia telah luas diterima di kalangan perguruan tinggi dan organisasi setempat untuk mengadakan riset parapsikologi.
Sekarang ini ada 5 perguruan tinggi yang mempelajari masalah paranormal yaitu: Princeton University (USA), University of Edinburg (Inggris), University of Amsterdam (Belanda), University of Freiburg (Jerman) dan University of Virginia (USA). Banyak mahasiswa telah mendapatkan gelar Ph.D. melalui penelitian mereka tentang paranormal, dan akademik menghadapi riset fisik yang selalu berubah-ubah. Para peneliti menemukan sejumlah bukti bahwa reinkarnasi bukanlah sesuatu yang takhayul dan telah dibuktikan secara ilmiah bahwa reinkarnasi ada di kehidupan manusia. Jadi, cara berpikir orang-orang telah berubah dan mulai dapat menerima lebih mudah akan kebenaran-kebenaran itu yang mana tidak dapat dilihat dengan kasat mata atau dirasakan dengan perasaan manusia.
Studi mengenai reinkarnasi adalah sebuah riset kedokteran/parapsikologi yang menggunakan metode yang tidak lazim. Penelitian ini tidak mempunyai formula teori, walaupun teori-teori akan muncul pada saat melakukan studi. Contoh yang sudah pasti dipilih daripada contoh yang acak, dan ukuran contoh biasanya relatif agak kecil. Hasilnya sebagian besar ditampilkan dengan kata-kata yang menegaskan pengertian dari contoh kasus yang diambil. Ini bahwasannya, pengaruh kesubjektivitasan studi dan karakter dari kesadaran peneliti akan sangat banyak mempengaruhi pengumpulan dan pengolahan data. Dari usaha penelitian kita dapat dibagi menjadi dua kategori. Kategori pertama adalah anak-anak yang masih mengingat kehidupan masa lalu mereka, dan kedua adalah pasien yang mempunyai kehidupan masa lalu yang dipanggil melalui hipnotis dengan terapi kilas balik.
Ian Stevenson, M.D., seorang profesor peneliti dari University of Virginia, Departemen Kejiwaan, Divisi Bagian Kepribadian (DOPS), ia adalah kepala penelitian masalah reinkarnasi. Penelitian DOPS ini dapat dimungkinkan karena adanya sumbangan dari Eminent Scholars Chair (semacam perkumpulan mahasiswa yang ulung) dan sejumlah besar warisan tanah dari Priscilla Woolfan. DOPS menyatakan "tujuan utama penyelidikan secara ilmiah atas fenomena yang disarankan, asumsi dan teori yang dapat diterima oleh ilmu pengetahuan tentang sifat dasar dari pikiran ataupun kesadaran, dan hubungannya dengan materi yang mungkin salah."
Usaha penelitian Dr. Ian Stevenson terpusat pada bukti ilmu pengetahuan atas kejadian parapsikologi, seperti reinkarnasi. Ia telah melakukan perjalanan ke segala penjuru dunia selama lebih dari tiga puluh tujuh tahun untuk menyelidiki, mencatat, mengumpulkan, menguji, dan mencocokkan orang-orang, terutama anak-anak, yang mengingat "kehidupan masa lalu, dan yang mempunyai tanda lahir atau cacat lahir yang dihubungkan dengan luka, biasanya fatal, pada orang yang mengingat kehidupan masa lalunya." Dr. Stevenson, sekarang berumur 80-an, telah mengumpulkan ribuan rekaman dari anak-anak berumur dari 2-7 tahun yang tinggal di Timur Tengah, Eropa, Asia dan Amerika.
Sangat mencengangkan, ditemukan bahwa ingatan akan kehidupan masa lalu akan memudar sekitar umur 7 tahun. Anak-anak akan berbicara secara langsung tentang kehidupan masa lalunya, ingin pulang kembali ke "rumah," rindu sebagai ibu dan suami dari kehidupan yang lain, dan sering ditunjukkan dengan adanya tanda ketakutan yang tidak biasanya dalam keluarga yang sekarang atau yang tidak dapat dijelaskan oleh kehidupannya sekarang. Sebagai tambahan, mereka mengetahui sesuatu hal di mana mereka tidak dapat belajar atau mendengar dari kehidupannya sekarang. Yang sangat menakjubkan, pernyataan anak-anak dapat dibuktikan dengan kehidupan nyata atau kejadian kematian dalam banyak kasus.
Dr. Stevenson menulis, "Sering, anak-anak ini berbicara tentang orang-orang dan kejadian-kejadian dari kehidupan sebelumnya, bukan kehidupan yang samar-samar dari abad yang lalu, akan tetapi kehidupan yang jelas, individu yang dapat dikenali, yang kadang-kadang tidak seluruhnya diketahui oleh keluarganya dan tinggal di kota yang berbeda atau tempat yang berbeda atau tinggal di negara yang lain." Biar pun, beberapa anak juga kelihatannya mengingat kehidupan sebelumnya yang terjadi pada dasawarsa yang lalu, yang paling mencengangkan, ia menemukan anak-anak yang dapat berbicara bahasa asing.
Dr. Stevenson juga menerbitkan sejumlah buku yang mana dia mencatat banyak penemuan yang menarik, seperti: Children Who Remember Previous Lives: A Question of Reincarnation, Reincarnation and Biology: A Contribution to the Etiology of Birthmarks and Birth Defects, Where Reincarnation and Biology Intersect, and Cases of the Reincarnation Type; Vol I (India), II (Sri Lanka), III (Lebanon dan Turki) dan IV (Thailand dan Birma).
TERAPI KILAS BALIK
Dalam bukunya berjudul Birthmarks, Dr. Stevenson melaporkan ada lebih dari 200 kasus. Digambarkan dengan detail kematian anak-anak pada kehidupan sebelumnya, seperti terbunuh oleh suatu benda tajam. "Tanda lahir sering dihubungkan dengan luka atau tanda-tanda yang lain pada kematian seseorang yang hidup yang diingat oleh anak-anak." Ia juga dapat menemukan hubungannya dari laporan visum kedokteran dan dapat juga membuktikan ketelitian dari masing-masing ingatan anak.
Tipe penelitian yang lain, seperti disebutkan sebelumnya adalah berdasarkan atas setiap orang yang dihipnotis oleh seorang psikoterapi, untuk memanggil ingatan pada kehidupan sebelumnya. Sebenarnya, "hipnotis" tidak menggambarkan proses untuk memanggil kehidupan sebelumnya. Pada kenyataannya menggunakan teknik yang lebih maju yang disebut "Terapi Kilas Balik Kehidupan Masa Lalu (PRL)." Di bawah pengaruh PRL pasien tidak tertidur dan gelombang otaknya berbeda dari kondisi tidur. Lebih jauh, berkenaan dengan gelombang otak, beberapa psikoterapi dapat menyebabkan pasien berada pada tingkat kesadaran yang berbeda daripada kondisi hipnotis tradisional. Kondisi ini lebih dapat disamakan pada kondisi hening yang dicapai melalui suatu kultivasi. Telah diketahui bahwa dalam kondisi kesadaran yang terpusat, pasien dapat melakukan kontak dengan kesadaran yang lebih dalam. Mereka kemudian dapat masuk ke masa lalu, sementara kesadaran sekarang ini masih aktif.
Memang PRL masih sangat kontroversial dan mendapat kecaman yang keras dari sejumlah ilmuwan. Namun demikian, David Quigley menemukan di riset ilmiah dan percobaan dengan PRL ada "sejumlah besar data yang akan membuktikan kepada ilmuwan bahwa banyak ingatan "kehidupan masa lalu" berdasarkan dari kisah nyata sejarah. Kemudian dia mengutip hasil riset dari Helen Wambach (Reliving Past Lives), Marge Riedes Mison ke Marlboro dan 30 kasus reinkarnasi milik Ian Stevenson. Dia berkata, "Siapa saja yang masih tidak mengakui ini, pada kenyataannya, mereka terperangkap dalam 'ajaran' yang tidak irasional, dapat disamakan dengan kepercayaan para "sarjana" gereja di abad ke-16 yang tetap pada kepercayaannya bahwa bumi sebagai pusat sistem tata surya."
Dr. Brian Weiss, M.D., seorang psikoterapi tradisional, lulusan Universitas Columbia dan Yale Medical School dan Kepala Psikiatri Emeritus di Mount Sinai Medical Center di Miami, adalah orang yang paling terkenal menggunakan PRL. Setelah lulus dari Yale, dia mengajar di Universitas Pittsburgh dan Universitas Miami. Di umurnya yang ke delapan puluh, saat dia menjadi Kepala Psikiatri Emeritus, ia telah menerbitkan kurang lebih 40-an makalah. Sebagai seorang yang terpelajar, dia tidak terlalu ambil perhatian terhadap parapsikologi. Awalnya dia tidak mempunyai pengetahuan sama sekali, dan tidak tertarik dengan reinkarnasi.
Belakangan Dr. Weiss mulai tertarik masalah tersebut. Buku pertamanya yang membahas masalah reinkarnasi Many Lives, Many Masters terjual sebanyak dua juta kopi, dan telah diterjemahkan ke lebih dua puluh bahasa. Ringkasan buku itu menyatakan, "Psikiatri dan metafisika berpadu bersama dalam orang yang berpegang teguh pada pendekatan secara klinis terhadap psikiatri, susah untuk dapat mengakui adanya terapi terhadap kehidupan masa lalu pada saat menghipnotis seorang pasien dan mendadak ia mengungkapkan kehidupan masa sebelumnya memperkenalkan arwahnya yang telah menerapi jiwanya di antara kehidupan."(erabaru.or.id)*
Harimau Sumatera (Pantera thigris sumatrae)
Harimau Sumatera merupakan satwa yang terancam punah, hanya dapat ditemukan
di pulau Sumatera dan diperkirakan...
Whatsapp Hacking Whatsapp Hacking - Though some might take Credit, others
are likely to demand on the MasterCard. The Crude reality is that tracking
the ...
Microhydrin:
Abundantly Available Antioxidant
Microhydrin offers abundantly available antioxidant power. The key is the
freely available electrons that que...
Anybody appreciates the customizable utility of Nissan Townpod's van-like
abilities coupled with a chic and stylish cockpit designed with the future
and ...
Peringkat pertama : wanita *Pisces*
Wanita pisces pandai memahami maksud dan pendapata orang lain, bisa membuat
suami melewati hidup dengan sangat santai....
Leluhur bangsa Tionghoa percaya bahwa “Tao” menghasilkan segalanya dan
memberikan segalanya dengan pahala (De). Mereka menghargai Tao, menjunjung
moral ...
“Ada orang jatuh ke dalam air!” orang di sekitar berteriak terus, anggota
regu penyelamat bahumembahu menolong orang tersebut ….. Kalau boleh
bertanya, ...
*BETERNAK SAPI PERAH*
Dalam pemeliharaan sapi perah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
adalah sebagai berikut :
*1. Seleksi Bibit*
Jenis sapi p...